MISTERI SEGENGGAM HARAPAN

https://betelzebua.files.wordpress.com/2013/04/pp3.jpgLima jari dikepal dijadikan sebuah kepalan, berulang-ulang kepalan itu digerak-gerakkan keatas sambil berkata…saya bisa… saya mampu… saya yakin, harapan itu masih ada. Tertunduk lesu disebuah kursi kecil menatap ventilasi sebuah rumah mungil dengan lima jari menempel dipipi menopang kepala yang sedang menengadah melihat keatas sambil mendengar bisikan, “masih bisa kok…ah masih ada…atau bisikan jangan kuatir…harapan masih ada. Ini sedikit dari begitu banyak refleksi dalam menanti sebuah harapan.

Ya…semua insan pasti mengharapkan datangnya berlaksa-laksa harapan dalam sebuah penantian misteri. Harapan itu adalah misteri dari sebuah penantian, atau adakah yang sudah memastikan bahwa harapan itu akan datang di detik sekian, menit sekian, jam sekian, atau bahkan bulan sekian. Bagi saya tidak,…selagi itu masih berstatus sebuah harapan maka harapan itu masih menjadi sebuah misteri. Ketika setiap makhluk masih berharap maka dia masih belum mendapatkan satu kepastian.

So…bisa dibayangkan berjuta-juta manusia dibumi ini yang masih menantikan sebuah misteri yang selalu diinginkan untuk datang. Apakah kita termasuk dalam jutaan makhluk itu? jawabannya YA tentunya, saya, anda dan lainnya adalah sekelompok komunitas yang dinamakan dengan Komunitas Penanti Sebuah Misteri.

Namun walaupun harapan itu masih menjadi sebuah misteri yang selalu dinantikan, kita harus yakin bahwa itu akan datang, mari tumbuhkan rasa percaya diri, mari bangkitkan keyakinan yang kuat akan kemisteriusan ini. Karena misteri ini yang akan mengubah dunia, misteri ini akan mengubah hidup yang tadinya telah mati rasa menjadi kekar, misteri ini yang akan membuat langkah terus berjalan, misteri ini yang membuat tangan terus berayun, dan satu-satunya alasan yang sangat fenomenal adalah karena misteri ini kita masih mau bertahan dari segala sisi kehidupan. Benar atau tidak, mari kita tentukan dengan selera kita masing-masing.

Jadi mari bertahan dalam menjalani hidup, mari bertahan dalam menentukan paradigma berpikir yang baru, mari bertahan dalam segala masalah, mari bertahan dalam segala keputusanmu yang telah kau buat, mari bertahan dalam konsepmu yang telah dirangkai, karena kita masih ada penolong, kita masih ada subjek pencerah walaupun itu hanya sebuah MISTERI dalam segenggam HARAPAN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s