“Who Are You, Christie?” Tanya Soraya Haque….

Foto CD2

Christie Bersama Soraya Haque

Siapa yang pernah terpikir bahwa aku, seorang preman proyek, yang ( katanya ) kasar dan benar2 hanya mau berurusan dengan proyek, tetapi setelah sebagai insan pasca stroke dalam keterbatasan, aku justru bisa berteman dan bersahabat dengan orang2 ‘penting’ yang selama ini bahkan untuk bermimpi pun tidak mungkin aku pikirkan!

Dalam 3 tahun belakangan ini, aku tetap bisa berkarya sebagai insan pasca stroke, walau dengan keterbatasan2ku sekarang. Tidak gampang, memang! Sangat tidak gampang! Aku harus bergumul dengan kelumpuhanku, yang sering membuat sedikit frutasi jika aku tidak mampu sendiri untuk melakukan sesuatu, yang seharusnya aku bisa! Dan jika aku berusaha sekeras2nya, dan tetap tidak (atau belum ) bisa, pergumulanku seakan sia2 …..

Ketika  selama hampir 2,5 tahun aku melaju dengan tulisan2ku di Kompasiana, ternyata banyak sahabat2 Kompasianer mendukungku dan mengerti dengan keadaanku. Dan sejak saat itu, banyak sekali tawaran2 untuk berbicara di banyak media untuk aku sebagai nara sumber, termasuk aku berkenalan dengan banyak sahabat baru, yang juga merupakan orang2 ‘penting’.

Bukan, aku tidak pernah berpikir bahwa fokusku adalah bertemu dengan ‘orang2 penting’, tetapi ternyata roda kehidupanku berputar dan menggelinding berlainan dengan roda kehidupanku jaman sebagai ‘preman proyek’. Aku melaju dalam dunia tulis menulis dan pelayanan untuk memotivasi sesama insan stroke serta melayani anak2 dan remaja lewat Internet Sehat dan Aman.

Cerita tentang pelayananku kepada anak2 dan remaja lewat Internet Sehat dan Aman, sudah banyak disinggung di lapakku lewat ‘cerita’ IDKita Kompasiana. Dimana aku bisa ber-BBM langsung dengan pejabat2 pemerintahan seperti Ibu Linda Gumelar (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) lihat tulisanku Berdialog dengan ‘Ibu Linda Amalia Sari Gumelar’, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bapak Ashwin Sasongko (Dirjen Pemberdayaan Telematika Kominfo) lihat tulisanku Diskusi dengan Dirjen Telematika Kominfo, Bapak Ashwin Sasongko atau Ibu Mariam F.Barata (Direktur Pemberdayaan Telematika Kominfo) lihat tulisanku ‘The Next Action’ dengan ibu Mariam F.Barata, Direktur Pemberdayaan Telematika Kominfo atau Ibu2 Asisten dari Bu Linda, lihat tulisankuIDKita Kompasiana Akan Berkolaborasi dengan 2 Kementerian dalam Hari Ibu 2012, dengan nyaman dan bersahabat.

Itu baru dunia pemerintahan, dan mereka menyambut baik untuk kita saling berdiskusi, bahkan lewat BBM. Bahkan dengan bu Linda dan bu Mariam, aku dengan nyaman dan gampangnya bisa ber-BBM untuk hanya sekedar ’say hello’, curhat serta mengobrol santai …..

Aku sih benar2 tidak pernah bermimpi untuk terjadi seperti itu, bahka ketika aku terserang stroke, aku hanya berserah kepada Tuhan untuk aku bisa bekerja kembali demi masa  depan kedua orang anak2ku, bukan untuk bertemu dengan ‘orang2 penting’ itu. Puji Tuhan, DIA bukan hanya membuat aku bisa bekerja lagi, bahwa DIA ‘menghadiahkan’ kepadaku untuk bersahabat dengan ‘orang2 penting’ itu …..

Belum lagi di dunia media, yang sarat dengan orang2 yang untukku atau banyak orang yang hanya melihat wajahnya di TV atau mendengarkannya di radio. Misalnya mas Indra Lesmana  ( lihat tulisanku Bertemu dengan Mas Indra Lesmana: tentang Apps Store dan IDKita Remaja, atau mba Soraya Haque. Belum lagi bertemu dengan wartawan2 media serta orang2 penting media. Seperti Kang pepih, mas Isjet atau Pak Taufik Miradja. Atau dengan Primus sebagai wartawan Kompas ( dia adalah teman  SMP yang mengajakku menulis di Kompasiana ) Juga dengan wartawan2 radio, seperti mas Vicky  dan mba Riri dari DFM, mas Yudha, mba Hanna dan mas Humto dari RPK. Belum lagi di komunitas2 filateli dunia …..

Dengan ber-BBM aku bisa langsung berkomunikasi dengan mereka. Sangat menyenangkan ……

Terkhusus untuk mba Soraya Haque, sahabat baruku ketika beliau menjadi MC di acara Talk Show tentang bersahabat pena dalam rangka Hari Kartini tanggal 26 April 2013 ( lihat tulisanku “Jadul”-nya Cerita Ibu Kartini Bersahabat Pena, Masa sih?).

Pagi hari, kami bertemu di lobby Pasaraya Blok M jam 8.30, yang memang belum buka. Kami bersalaman, dan setelah kami berada di Pinisi lantai 9, kami banyak mengobrol tentang surat2ku, dimana mba Aya ( begitu kami  menyebutnya ), dan bersiap untuk talk show. Setelah selesai, kami sempat makan siang bersama di lantai 10 Pinisi Edutainment Park. Dan aku dengan mba Aya, sempat makan berdua cicip2an ….. benar2 seperti sahabat lama yang baru bertemu kembali ……

Mba Aya mampu membuat aku sangat bahagia karena beliau sangat peduli denganku. Bahkan ketika aku berterima kasih padanya untuk apapun yang beliau katakan tentang aku, mba Aya justru memelukku di tengah makan siang kami. Mba Aya bertanya,

“Who are you, Christie?”

Aku terpengarah dengan pertanyaannya. Memangnya aku siapa?

“Aku bukan siapa2, mba Aya. Bahkan sekarang aku hanya seorang perempuan cacat karena stroke”

Itu jawabanku …..

Maksudnya mba Aya dengan pertanyaan itu adalah aku adalah siapa yang bisa membuat hati beliau bergetar sejak pagi tadi kami bertemu di lobby Pasaraya. Pelukannya bertambah dengan cium pipi yang benar2 membuat aku bangga untuk bisa bersahabat dengannya. Beliau memberikan pin BBM nya dan sudah memberikan nomor telponnya juga untuk Valentino supaya tetap ‘keep and touch’ …..

Aku hanya tersenyum, dan mba Aya dengan lembut memasukkan kata2 yang memotivasiku untuk lebih semangat walau aku dalam keterbatasan ……

Kamipun mengajak mba Aya untuk bergabung di komunitas penulis di Kompasiana. Dan beliau setuju! Bahkan semalam kata mba Aya, beliau sudah menulis untuk Kompasiana walau aku belum membacanya. Bahkan kami ( aku dan Valentino ) sudah mengajak mba Aya untuk bergabung dengan IDKita Kompasiana serta komunitas internet Sehat dan Aman. Karena kami membutuhkan seorang ‘icon’ yang dekat dengan anak2 dan keluarga untuk memotivasi anak2 dan remaja lewat berkegiatan yang bermanfaat di internet, salah satunya dengan menulis.

Bahkan mba Aya bersedia untuk ikut ke Yogyakarta dalam rangka sosialisadi Internet Sehat dan Aman dengan tim IDKita Kompasiana, seperti di tulis di ID-Kita Kompasiana Berencana Sosialisasi Internet Sehat dan Aman di Kabupaten Gunungkidul oleh Pak Joko Martono, juga untuk road show di 3 Universitas besar di Yogyakarta dan ber-audiensi dengan Kanjeng Ratu Hemas bersama kominfo, tanggal 23 – 26 Mei 2013.

Dan sejak pertemuan yang membuat kami bersahabat, kami sudah selalu ber-BBM untuk sedikit cerita2 dan berjanji untuk bertemu lagi minggu depan ke rumahnya …..

Sahabat,

Semuanya berawal dari menulis. Bahkan menulis untukku adalah hanya untuk terapi otakku karena stroke, menulis juga merupakan awal tonggak sejarah bagiku, sebagai peralihan hidupku dari seorang ‘preman proyek’ menjadi seorang Christie sebagai insan pasca stroke yang dalam keterbatasan tetapi tetap mampu berkarya bagi banyak orang …..

Salamku …..

By : Christie Damayanti

Posting : Betel Zebua

Christie bersama

Christie bersama Aswin Sasongko (Dirjen Pemberdayaan Telematika Kominfo)

Christie Bersama

Christie Bersama Indra Lesmana

Christie Bersama Ibu Linda Gumelar (Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s